Langsung ke konten utama

Inokulasi Mikroba

Inokulasi Mikroba itu apa sih???
nyokkk baca nyokkk
C
E
K
I
D
O
T

Inokulasi Mikroba ituuuuu???
Inokulasi adalah proses pemindahan mikroba dari satu media ke media lainnya. Inokulasi membutuhkan proses yang steril, mulai dari awal pengerjaan hingga media diinkubasi. Alat-alat yang digunakan harus disterilkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mencegah kontaminasi. 

Larutan Fisiologis
Larutan fisiologis adalah larutan yang digunakan dalam proses pengenceran bertingkat. Larutan fisiologis mampu menjaga tekanan osmotik antara cairan di luar sel dan cairan di dalam sel sehingga mikroba yang diencerkan tidak mengalami lisis. Larutan fisiologis terdiri dari campuran NaCl dan aquades, umunya larutan garam fisiologis memiliki kisaran konsentrasi 0.85% NaCl
Dwidjoseputro (2005).

Pengenceran Bertingkat
Pengenceran bertingkat merupakan salah satu proses dalam inokulasi. Pengenceran bertingkat dilakukan agar jumlah mikroba kurang sehingga jumlah koloni pada cawan mudah dihitung. Pengenceran bertingkat menggunakan larutan fisiologis yang terdiri campuran NaCl dan aquades dengan takaran yang telah ditentukan Wasteson dan Hornes (2009).

Metode Pour Plate (metode tuang)
Metode pour plate adalah salah satu metode yang digunakan pada cawan petri. Metode pour plate berfungsi untuk menumbuhkan mikroba dengan cara menuang suspensi pada agar yang telah memadat kemudian menuang agar yang masih cair sehingga suspensi berada di dalam media Jutono dkk (1980).

Metode Spread Plate (metode sebar)
Metode spread plate adalah salah satu metode yang digunakan pada cawan petri. Mikroba ditumbuhkan di permukaan media yang telah mengeras kemudian diratakan menggunakan hockey stick. Metode ini menghasilkan jumlah koloni yang lebih banyak dibandingkan metode pour plate Nugroho (2006).

6 Inkubasi
Inkubasi adalah proses pemeraman suspensi pada media. Inkubasi diperlukan untuk pertumbuhan optimum mikroba. Alat yang digunakan dalam proses inkubasi adalah inkubator yang mampu mempertahankan suhu sesuai dengan pertumbuhan mikroba Hidayat (2006).

DAFTAR PUSTAKA
Dwidjoseputro. 2005. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta : Djambatan.
Harley and Presscot. 2002. Laboratory Exercise in Microbiology. USA. McGraw-Hill Publisher, pp 116.
Hidayat, N., M. C. Padaga dan S. Suhartini. 2006. Mikrobiologi Industri. Yogyakarta
Jutono, J. Soedarsono, S. Hartadi, S. Kabirun, S. Suhadi D. 1980. Pedoman Praktikum Mikrobiologi Umum. Departemen Mikrobiologi, Fakultas Pertanian UGM: Yogyakarta 
Nugroho, A. 2006. Biodegradasi Sludge Minyak Bumi Dalam Skala Mikrokosmos: Simulasi Sederhana Sebagai Kajian Awal Bioremediasi Land Treatment. Makara Teknologi. Vol. 10. No. 2. hh: 82-89.
Wasteson, Y, and Hornes, E. 2009. Pathogenic Escherichia Coli Found in Food. International Journal Of Food Microbiology, 12, 103-114.

Gomawo >_<
 

Komentar