Langsung ke konten utama

Sterilisasi dan Pembuatan Media MikroPers



 Sterilisasi itu apa sih?

Yuukk membaca *toeeng* apa-apa saja yang ada di sterilisasi
 
Sterilisasi adalah proses yang digunakan  untuk menghilangkan jenis-jenis mikroorganisme yang terdapat pada suatu bahan ataupun alat yang akan digunakan. Sterilisasi merupakan suatu usaha untuk membebaskan alat-alat atau bahan-bahan dari mikroba. Sterilisasi keadaan yang bebas dari kontaminasi makhluk hidup lainnya. 
  • Sterilisasi secara fisik yaitu sterilisasi dengan pemanasan da penyinaran.
  • Sterilisasi secara kimiawi yaitu sterilisasi dengan menggunakan bahan-bahan desinfektan seperti alkohol.
  • Sterilisasi secara mekanik yaitu sterilisasi dengan penyaringan atau filtrasi. 


Autoclave
    Autoclave adalah salah satu sterilisasi fisik .Auotoclave bekerja dengan penggunaan uap air pada tekanan 1 atm dengan suhu 1210 C selama 15 menit. Autoclave membunuh sel vegetatif dan spora dengan cara menaikkan suhunya sehingga dapat membunuh mikroorganisme menggunakan Selama kurang lebih 15 menit penurunan tekanan pada autoclave tidak dimaksudkan untuk membunuh mikroorganisme, melainkan meningkatkan suhu dalam autoclave Hendrati (2013).
Alkohol
Alkohol merupakan salah satu jenis sterilisasi kimiawi.Alkohol yang sering digunakan dalam sterilisasi adalah alkohol 70%. Alkohol dapat merusak membran sel mikroba dengan cara denaturasi protein membran sel. Ikatan OH pada alkohol lebih kuat daripada ikatan peptida pada protein sehingga OH memutus ammonia pada protein. Perusakan sel bakteri juga melalui pelarutan membrane lipid (lemak).Sel bakteri dikelilingi oleh membrane lipid, membrane ini sebagai pelindung dari lingkungan luar.Saat membrane lipid mulai terpengaruh karena adanya gugus hirdofobik (tidak suka air) pada etanol Benson (2001).
Media Sintetis
Media sintetis merupakan media yang diketahui jelas komposisi dan ukurannya. Media sintetis yang digunakan dalam praktikum ini yaitu media NA (Nutrient Agar), PDA (Potato Dextrose Agar), dan PCA (Plate Count Agar). Potato Dextrose Agar (PDA) merupakan media yang digunakan untuk mengembangbiakkan dan menumbuhkan kapang dan khamir. Plate Count Agar (PCA) merupakan sebuah media pertumbuhan mikroorganisme. PCA (Plate Count Agar)digunakan dalam percobaan yang bahannya dapat tumbuh kapang, khamir, dan bakteri. NA (Nutrient Agar) merupakan media yang hanya ditumbuhi bakteri, karena nutrisi yang ada pada NA (Nutrient Agar) memenuhi dan dibutuhkan oleh bakteri Presscott (2002).

Media Semisintesis
Media semi sintetis merupakan media perpaduan antara media sintetik dan media alami. Kentang Agar adalah media pertumbuhan kapang.Media semisintesis yang terususn dari bahan alami sari kentang dan bahan sintesis agar dan sukrosa. Kentang agar dapat digunakan dibahan yang ditumbuhi kapang. Kentang agar dibuat dengan cara mencampurkan ekstrak kentang, agar dan juga glukosa. Tauge Agar adalah media semi sintesis karena tersusun atas bahan alami (tauge) dan bahan sintesis (Sukrosa dan agar). Tauge agar dapat digunakan dibahan yang ditumbuhi kapang, khamir, bakteri.Pada praktikum sterilisasi dan pembuatan media, media yang digunakan yaitu tauge agar, tidak menggunakan kacang hijau, karena kandungan karbohidrat, protein dan lemak pada kacang hijau lebih kompleks dari pada tauge Gunawan(2006).

DAFTAR PUSTAKA
Agalloco, J. 2008. Validation of Pharmaceutical Processes.USA : Informa Healthcare
Benson. 2001. Microbiological Application lab Manual. Ed. 8. The McGraw-Hill Companies, Boston: xi +444 hlm
Cahyani, V. R. 2014. Petunjuk Praktikum Mikrobiologi Pertanian. Universitas Sebelas Maret: Surakarta
Fajarini, Nindi Nazula, dkk. 2014. Materi Praktikum Mikrobiologi.Umm: Malang
Gunawan, Agustin Wydia., dkk. 2004. Cendawan Dalam Praktek Laboratorium. IPB Press: Bogor
Hendrati, P.M. 2013. Prinsip Sterilisasi Menggunakan  Autoclave.Universitas Jendral Soedirman: Purwokerto
Prescott, LM, and JP Harley. 2002. Laboratorium Exercises In Microbiology. Ed ke-5. The McGraw-Hill Companies
Sumarsih, S. 2003. Diktat Kuliah Mikrobiologi Dasar. Yogyakarta: UPN Veteran Yogyakarta
Suriawiria ,U. 1983. Pengantar Mikrobiologi Umum. Angkasa: Bandung
  
Terima kasih sudah membaca 

Komentar

Posting Komentar