Sterilisasi itu apa sih?
Yuukk membaca *toeeng* apa-apa saja yang ada di sterilisasi
Sterilisasi adalah proses yang digunakan untuk menghilangkan jenis-jenis mikroorganisme yang terdapat pada suatu bahan ataupun alat yang akan digunakan. Sterilisasi merupakan suatu usaha untuk membebaskan alat-alat atau bahan-bahan dari mikroba. Sterilisasi keadaan yang bebas dari kontaminasi makhluk hidup lainnya.
- Sterilisasi secara fisik yaitu sterilisasi dengan pemanasan da penyinaran.
- Sterilisasi secara kimiawi yaitu sterilisasi dengan menggunakan bahan-bahan desinfektan seperti alkohol.
- Sterilisasi secara mekanik yaitu sterilisasi dengan penyaringan atau filtrasi.
Autoclave
Alkohol
Alkohol merupakan salah satu jenis sterilisasi
kimiawi.Alkohol yang sering digunakan dalam sterilisasi adalah alkohol 70%.
Alkohol dapat merusak membran sel mikroba dengan cara denaturasi protein
membran sel. Ikatan OH pada alkohol lebih kuat daripada ikatan peptida pada
protein sehingga OH memutus ammonia pada protein. Perusakan sel bakteri juga
melalui pelarutan membrane lipid (lemak).Sel bakteri dikelilingi oleh membrane
lipid, membrane ini sebagai pelindung dari lingkungan luar.Saat membrane lipid
mulai terpengaruh karena adanya gugus hirdofobik (tidak suka air) pada etanol Benson (2001).
Media Sintetis
Media
sintetis merupakan media yang diketahui jelas komposisi dan ukurannya. Media
sintetis yang digunakan dalam praktikum ini yaitu media NA (Nutrient Agar), PDA (Potato Dextrose Agar), dan PCA (Plate
Count Agar). Potato Dextrose Agar (PDA) merupakan media yang digunakan untuk mengembangbiakkan dan
menumbuhkan kapang dan khamir. Plate Count Agar (PCA) merupakan sebuah media
pertumbuhan mikroorganisme. PCA
(Plate Count Agar)digunakan dalam percobaan yang bahannya dapat tumbuh
kapang, khamir, dan bakteri. NA (Nutrient Agar) merupakan media yang
hanya ditumbuhi bakteri, karena nutrisi yang ada pada NA (Nutrient Agar) memenuhi dan dibutuhkan oleh bakteri Presscott
(2002).
Media
Semisintesis
Media semi sintetis merupakan media perpaduan
antara media sintetik dan media alami. Kentang
Agar adalah media pertumbuhan kapang.Media semisintesis yang
terususn dari bahan
alami sari kentang dan bahan
sintesis agar dan sukrosa. Kentang
agar dapat digunakan dibahan yang ditumbuhi kapang. Kentang agar dibuat dengan
cara mencampurkan ekstrak kentang, agar dan juga glukosa. Tauge
Agar adalah media semi sintesis karena
tersusun atas bahan alami (tauge) dan bahan sintesis (Sukrosa dan agar). Tauge agar dapat digunakan dibahan yang ditumbuhi kapang,
khamir, bakteri.Pada praktikum sterilisasi
dan pembuatan media, media yang digunakan yaitu tauge agar, tidak menggunakan
kacang hijau, karena kandungan karbohidrat, protein dan lemak pada kacang hijau lebih
kompleks dari pada tauge Gunawan(2006).
DAFTAR PUSTAKA
Agalloco, J. 2008. Validation of Pharmaceutical Processes.USA : Informa Healthcare
Benson. 2001. Microbiological Application lab Manual. Ed. 8. The McGraw-Hill Companies,
Boston: xi +444 hlm
Cahyani, V. R. 2014. Petunjuk Praktikum Mikrobiologi Pertanian. Universitas
Sebelas Maret: Surakarta
Fajarini, Nindi Nazula, dkk. 2014. Materi Praktikum Mikrobiologi.Umm:
Malang
Gunawan, Agustin Wydia., dkk. 2004. Cendawan Dalam Praktek Laboratorium.
IPB Press: Bogor
Hendrati, P.M. 2013. Prinsip Sterilisasi Menggunakan
Autoclave.Universitas Jendral Soedirman: Purwokerto
Prescott, LM, and JP
Harley. 2002. Laboratorium Exercises In
Microbiology. Ed ke-5. The McGraw-Hill Companies
Sumarsih, S. 2003. Diktat Kuliah Mikrobiologi Dasar. Yogyakarta: UPN Veteran
Yogyakarta
Suriawiria ,U. 1983. Pengantar Mikrobiologi Umum. Angkasa: Bandung
Terima kasih sudah membaca
sangat membantu, terima kasih
BalasHapus